You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paska Dibongkar, Saluran Air Pasar Karang Anyar Dibiarkan Terbuka
photo Nurito - Beritajakarta.id

Saluran di Jl Pasar Karang Anyar akan Dinormalisasi

Normalisasi saluran air akan dilakukan di Jl Pasar Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Untuk mencegah lokasi kembali ditempati pedagang kaki lima (PKL) saluran akan dibiarkan terbuka.

Biarkan saluran air normal kembali dan jalan bisa difungsikan sebagaimana mestinya

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, saluran dengan lebar satu meter dan panjang 800 meter tersebut akan dinormalisasi Sudin Tata Air. Selama ini saluran air tertutup rapat bangunan dan lapak pedagang. Bahkan, beberapa di antaranya rapat oleh beton cor.

"Setelah pembongkaran semua kita kembalikan ke fungsinya. Biarkan saluran air normal kembali dan jalan bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Selama ini jalan tak bisa dilintasi kendaraan karena banyak lapak dan bangunan milik pedagang," ujar Mangara, Rabu (16/9).

Saluran di Bintaro Permai Dikeruk

Agar petugas memudahkan petugas melakukan perawatan dan pengontrolan, saluran akan dibiarkan terbuka. Hal itu juga untuk mencegah saluran dimanfaatkan kembali oleh PKL.

"Kalau saluran air tidak dikuras juga akan menimbulkan bau tak sedap dan warga cepat protes. Warga mudah membantu mengawasi. Sehingga petugas terkait akan cepat mengurasnya saluran air itu," kata Mangara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye26576 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1691 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1439 personTiyo Surya Sakti
  4. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1258 personNurito
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1201 personFolmer